Blog ini seperti eskampiun….

onion-emoticons-set-6-19Lupakan sejenak tentang kegalauan, kemarahan, kesibukan, keruwetan, kemacetan, kelaparan dan ke-an – ke-an yang lain,
onion-emoticons-set-2-85Ngasoi dulu deh…. Nah, sambil nyeduh segelas teh panas, atau kopi atau apaaaaaa gitu… Disini admin -karena cewek, sebut saja: adminah- bakal share sedikit (yang lama-lama menjadi bukit) tentang suatu pembuktian. Pembuktian KEBIASAAN

Ada banyak kebiasaan yang tanpa disadari sudah menggotong kita ke sebuah titik perjalanan. Misalnya saja Profesi, disadari atau tidak, apa yang kita lakoni sekarang adalah imbas dari kebiasaan kita dulu.

So, post ini bakal bertambah entah dalam satu hari, dua hari, 3, 7, 100 hari… Makanya, biar nggak ketinggalan, follow blog ini, atau follow twitter @eskampiun …. don’t miss  my updates, guys.

DSC_1054-copy

Saat ini, Minah berprofesi sebagai salah satu staff di sebuah Institusi di kota kecil Padangpanjang, yaitu INSTITUT SENI INDONESIA. Minah adalah lulusan dari jurusan Teknik Lingkungan. Apa hubungan Seni dengan Anak Teknik.? Awalnya Minah juga bertanya-tanya. Kenapa INSTITUT SENI INDONESIA atau yang disingkat dengan ISI membutuhkan lulusan S1 Teknik? Di lain waktu bakal Minah bahas…

Langsung aja deh ke inti dari postingan ini:

  1. Kebiasaan: Sering disuruh sama orang tua untuk ngerapihin tumpukan buku di gudang, disusun berdasarkan jenis buku. Buku SD dengan SD, SMP dengan SMP, dst….
    Kerja: Hari ke-2 bekerja, ditantang atasan buat ngarsipin dokumen-dokumen berdasarkan jenisnya. Surat masuk dengan surat masuk, surat keluar dengan sesamanya, arsip tim teknis dengan sesamanya, dst…
  2. Kebiasaan: Beberapa hari sebelum kontrak kerja, sering dipaksa Ibu buat ngecek Aplikasi yang dia buat  di Microsoft Excel
    Kerja: Berinisiatif buat aplikasi arsip dokumen, biar gampang pas nyari-nyarinya.
  3. Kebiasaan: Saat zaman ngekos dulu, slalu diandelin temen sekamar buat nelponin abang galon
    Kerja: Saat air galon menipis, dimintain tolong buat nelpon depot air minum. Sekali dimintain tolong, e lama-lama jadi selalu dimintain tolong
    “Mel, aia abih, telponan galon ciek, mel” (Mel, air minum habis, telponin depot air minum dong, Mel)
    dan untungnya nih, cuma di satu ruangan aja, bayangkan jika satu kantor, bisa-bisa Minah beralih profesi jadi kakak galon. Hahaha….
  4. Kebiasaan: Diandalkan saat printer bermasalah
    Kerja: Sebenarnya, ini adalah tugas si A, tapi karena si A lagi tidak ada, jadi Minah mencoba memperbaikinya. Kan terkadang Minah sok-sok bisa pulak,… hahahah…. ah, namanya juga P3K (Pertolongan Pertama Pada Kerusakan…. hehehehe)
  5. Kebiasaan: Zaman ngekos dulu, biasa online dengan wifi kost. Tapi sering ngandet beberapa hari lamanya.
    Kerja: Tempat kerja ada fasilitas wifinya, beberapa kali pernah ngandet, tapi cuma 10 atau 15 menit. Jangan sampai berhari-hari lah… hahaha…
  6. Kebiasaan: Sering bikin daftar belanjaan saat mau ke pasar, lengkap dengan perkiraan harganya
    Kerja: Disuruh buat surat dan daftar usulan alat dan bahan, lengkap dengan harganya. Kadang disitu saya merasa lucu…..
  7. Kebiasaan: Terakhir pas kuliah, selain berburu tanda tangan dosen untuk skripsi, juga berburu tanda tangan teman-teman satu angkatan sebagai kenang-kenangan
    Kerja: Abis buat surat, minta tanda tangan atasan, untungnya untuk satu surat minimal butuh satu tanda tangan dan maksimal dua tanda tangan. Jangan sampai deh minta tanda tangan orang-orang satu kantor…..
  8. Kebiasaan: Biasa, anak teknik. Lebih banyak laki-laki dari perempuan
    Kerja: Hanya Minah sendiri yang perempuan, untungnya di subbag lain (masih 1 ruangan) ada perempuan 2 orang. Syukurlah,…. Hay kak Mona, hay kak Incit…🙂
  9. Kebiasaan: Baik ke semua orang. Hahaha….
    Kerja: Tetap berbaur ke semua kalangan. Karena memang di ISI ini tidak ada kasta, baik itu CS, satpam, staff kantoran, pejabat. Semuanya berbaur dengan baik. Wah, keren nggak tuh???
  10. Kebiasaan: Pas ngekos dulu, sering dapat suntikan biaya hidup:
    >> di transfer dari bank ke ATM (maklum, orang tua Minah nggak bisa transfer dari ATM ke ATM)
    >> pending, kadang karena tanggal 1 atau dua jatuh di tanggal merah/ hari Sabtu, jadi bank nggak ada yang buka, atau kadang orang tua kelupaan (memang nasib anak yang terbuang)
    Kerja: Ya, maklum lah namanya juga pegawai honor, gajinya ngaret terusssss….. Tanggal memang muda, tetapi keuangan masih tuaaa…. #curhat. Ya, antara ‘kebiasaan’ dan ‘kerja’ ngaretnya samaan lah, sekitar 5harian..
  11. Kebiasaan: Sering pesan jus/ mi rebus/ makanan lainnya via telpon, trus di antar deh ke kost
    Kerja: Bisa pesan jus dan makanan lainnya via telpon, trus di antar deh ke ruangan

    biasanya koro2 bareng teman-teman, kok kebiasaan ini nggak ada pas kerja ya??? ada-in donk…. please, please, please. Lagi Sakit Rindu Koro Akut nih…., bentar lagi KRONIS…

  12. Kebiasaan: Minah itu punya HP, ntu HP sering mati idup mati idup. Udah ngetik SMS panjang-panjang, e tiba-tiba mati. Ngeselin banget nggak tuh???
    Kerja: Disini, Minah difasilitasi dengan sebuah Laptop, kayaknya sih baru satu tahunan. Tapi penyakitnya sama, tiba-tiba laptopnya mati.
    Memang ya, segala sesuatu yang ada di dekat Minah itu, sering mati idup mati idup. Ceileh malah baper -bawa perasaan-…!!
  13. Kebiasaan: Kalau cuma mau ngopi beberapa lembar sih, biasanya mengandalkan printernya si Mentari. (Hay Men, apa kabar? Skripsi udah kelar? hahaha). Soalnya printer si Men ini bisa fotocopy, itu loh printer yang MP230.
    Kerja: Jadi ceritanya, mesin fotokopi di ruangan lagi rusak. Jadi kalau ada surat yang mau difotokopi, pakai MP230. Untung aja udah pernah gunain printer ini sebelumnya, jadi Minah udah tau cara gunainnya. (Makasih yo, Men. untuang-untuang takaja wisuda bulan okt ko)
  14. Kebiasaan: Pas dikampus dulu, Nengok in dosen ambil absen dengan finger print. Ngango dan merasa itu luar bisa. Hahaha, dasar ndeso
    Kerja: Sekarang, saatnya aku yang ngambil absen dengan finger print. Hahahaha……
  15. Kebiasaan: Selalu saja ada teman yang zuuuppperrr heboh
    Kerja: Satu ruangan dengan yang heboh-heboh juga. Ah, suasana disini akrab sekali. Meskipun baru bergabung 3 bulan, tapi sudah serasa sribu tahun lamanya. Hahahaha…..
  16. Kebiasaan: Sering dapat traktiran. Hahahah…
    Kerja:
    Pas kuliah aja sering di traktir, apalagi pas kerja. Kalau dituruti, bisa-bisa uang saya nggak laku disini. Hahaha
  17. Kebiasaan: Biasa dengan alat-alat perkakas. Apalagi di rumah, koleksi peralatan tukang papa lumayan banyak. Mau obeng, gerinda, kunci2. Bahkan juga untuk mengenal jenis-jenis pipa saat di perkuliahan, saya sering bertanya pada Papa.
    Kerja: Namanya juga staff Rumah Tangga dan P.E.R.L.E.N.G.K.A.P.A.N, kalau ada yang rusak, yang kurang, yang mau dipinjam, yang di request. Ya disini tempatnya. Jadi ya, di ruangan ini aku sering melihat yang namanya bor kit, chinsaw, dsb. Tapi kalau soal perbaiki memperbaiki, akunya masih belum tehe.
  18. Kebiasaan: Selalu takjub, pas di rumah ada ada saja alat tulis yang baru. Maklum, orang tua guru, adek-adek juga pada masih sekolah. Jadi sering beli alat tulis. Maunya keluarga kami bukak toko ATK ya. Maunya gituuuu…
    Kerja: Begitu juga disini, selalu takjub. Baik dari segi ATK, maupun peralatan. Namanya juga R.U.M.A.H T.A.N.G.G.A dan P.E.R.L.E.N.G.K.A.P.A.N,
  19. Kebiasaan: Biasa mendengar ‘konsultan‘ saat kuliah dulu… Bahkan temanku Ipur, bekerja di konsultan dan begitu juga dengan Ade. Bahkan dulu, pas lagi kuliah -bahkan sekarang- saat ditanya mau jadi apa? Saya bilang ‘konsultan lingkungan’. Yang ada di benak saya, konsultan itu, memakai jas, rapi,… sepertinya tidak mutlak seperti itu.
    Kerja: Bertemu para konsultan. Karena memang RTP yang mengurus proyek-proyek disini. Setidaknya, saya bertemu dengan mimpi saya. Hahahah
  20. Kebiasaan: Sudah biasa dengan buku yang tebal-tebal, namanya juga anak teknik… dan juga gambar-gambar desain, biasanya dulu saya dan teman-teman mendisain ini. Aduh, buatnya pusing banget dah.
    Kerja: Bertemu dengan yang tebal-tebal juga, dan lebih tebal buku pelajaran, ya sekitar 1500 halaman. Di covernya bertuliskan ‘KONTRAK KERJA’ (dulu pas dikampus cuma ketemu sama yang namanya kontrak kuliah, itupun cuma terdiri dari 10 point, satu halaman aja nggak cukup), Dan tentunya masih bertemu juga dengan dokumen disain proyek. Untunglah, saya memang mempelajari bagaimana cara membaca gambar teknik….
  21. Kebiasaan: Sering diajakin papa jalan-jalan bersama rekanannya yang juga membawa keluarga. Jadilah jalan-jalan keluarga. Komunitas ini disebut Pusdita.
    Kerja: Diajakin jalan-jalan sama rekan-rekan kerja (yang umumnya saya panggil ‘Pak’), masing-masing mereka membawa keluarga kecilnya, dan saya sendiri yang single. Hahahah… Komunitas ini belum punya nama sepertinya. Palingan, disebut keluarga besar RTP.

Comments on: "Gimana Kebiasaan, begitu juga Kerja yang didapatkan (versi Staff RTP)…..21" (4)

  1. Semacam ada keterkaitan gitu ya antara kebiasaan dan kerja kantoranmu mbak😀

  2. […] saking menyenangkannya, saya membuat sebuah post khusus mengenai RTP. di postingan yang berjudul Gimana Kebiasaan, begitu juga Kerja yang didapatkan (versi Staff RTP) betapa saya ingin berbagi kebahagiaan dengan semua […]

Mau meninggalkan Jejak? Silahkan Like Pada Facebook/ Follow Pada Twitter/ Tinggalkan Komentar Di Bawah Ini :) Terimakasih :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s