Blog ini seperti eskampiun….

Bentuknya yang unik seperti pocong membuat saya jadi penasaran untuk mencicipinya. Lempuk durian ini merupakan makanan khas dari Bengkalis, dan kebetulan ada beberapa teman saya yang bisnis berjualan lempuk durian ini, seperti Dona, Hafiz dan Rio. Sayapun membeli lempuk ini dari Rio. Lupa harganya berapa pada saat itu dan menurut saya harganya mahal juga.

-Makanan-Khas-Riau-Lempuk-Durian-Asli-Bengkalis

Lempuk Durian

sumber: portek009.blogspot.com

Dua tahun yang lalu, saya membawa lempuk durian ini ke kampung halaman saya dan sepertinya selera kami sama, mencicipinya sedikit itu sudah cukup karena kalau kebanyak an rasanya eneg. Satu porsi dihabiskan oleh 5 orang. Tapi lain halnya ketika saya bertanya kepada teman-teman di Pekanbaru, mereka menikmati dan menyukainya.

Berikut hasil wawancara ekslusif (13/ 11/14) saya dengan pengusaha lempuk durian, Syahri Romadhonna atau yang sering dipanggil Dona.

Saya: Selamat siang, Dona. Terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk wawancara ekslusif dengan saya pada siang hari ini. Kita langsung mulai saja wawancaranya. Kalau boleh tau, kenapa anda memilih usaha lempuk durian ini?

Dona  :  Saya tertarik dengan usaha lempuk durian ini karena lempuk durian ini merupakan salah satu makanan khas dari kampung saya, Bengkalis.

Saya   : Bagaimana sih proses pembuatan lempuk durian itu?

Dona  :Proses pembuatan lempuk ini lumayan panjang. Durian pilihan kemudian dikupas dan dipisahkan daging dari bijinya. Agar menghasilkan lempuk yang lembut, daging durian dihaluskan dengan blender. Selanutnya diwajan pemanasan, gula dipanaskan hingga berbentuk seperti karamel, kemudian dimasukkan durian. Adonan ini diaduk dengan api sedang, selama 5-6 jam. Jika adonan sudah tidak lengket lagi dengan wajan, itu pertanda lempuk sudah terbentuk dan siap untuk dihidangkan.

Saya   : Berapa rupiahkah yang perlu disiapkan untuk membeli satu buah lempuk durian?

Dona  : Untuk harga lempuknya sendiri itu, 23 ribu. 1 lempuk memiliki berat sebesar 200g.

Saya   : Berapa lama lempuk ini bisa bertahan?

Dona  :Bergantung pada jenis kemasannya. Kemasannya plastik (seperti tupperw*re ukuran besar), lempuknya bisa tahan hingga 1 tahun. Itu adalah kemasan lempuk sebelum dikemas kecil-kecil dalam upih (pelepah pinang). Jika kemasannya upih, maka lempuk ini akan tahan antara 5-6 bulan.

Saya   : Dimana kami bisa memesan lempuk yang anda jual?

Dona  :Saya menerima pesanan dari berbagai media sosial, seperti email, BBM, FB, juga SMS, telpon atau bertemu saya secara langsung. Untuk kios sendiri saya belum punya, biasanya lempuk yang saya jual ke distributor di pasar bawah Pekanbaru, atau langsung ke tangan konsumen.

Saya   : Terimakasih atas wawancaranya. Semoga bisa bermanfaat bagi pembaca. Kembali ke eskampiun.wordprees.com

Jadi, bagaimana? Apakah anda tertarik untuk mencobanya? Selamat menikmati

Mau meninggalkan Jejak? Silahkan Like Pada Facebook/ Follow Pada Twitter/ Tinggalkan Komentar Di Bawah Ini :) Terimakasih :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s