Blog ini seperti eskampiun….

DIAKHIRI OLEH CAPCIN

Kami -aku dan Ika- masih sibuk dengan running penelitian, walau ini adalah hari Minggu. Meski proposal kami masih belum ACC, setidaknya hal ini bisa dibanggakan. Ini melegakan. Karena yang sudah seminar belum tentu sudah running penelitian. Terlepas dari seberapa penting running itu. Setidaknya kami sudah bergerak. Kami sudah mendapat gambaran tentang apa yang kami kerjakan saat penelitian nanti. dan itu artinya….kami, siap tempur onion-emoticons-set-6-43

Makasih untuk buk Gina, yang sudah membantu dalam hal dokumentasi. dan Running hari ini diakhiri dengan pesta capcin dari Ika….. Makasih capcinnya, Ka.

*) capcin = minuman cappucino cincau

***

‘HP MENCERMINKAN SIFAT PEMILIKNYA’

Awalnya sih aku tidak yakin dengan pernyataan di atas. Tapi, setelah dipikir-pikir, iya juga sih. Semua berawal dari pernyataan Niki dan kemudian dilanjutkan dengan pernyataan setuju dari Ika dan kemudian setujulah semuanya

[1] Niki

“HPnya agak error tu, kayak orangnya”

    Aku setuju sih, kadang-kadang Niki memang error.

[2] Aku

“Si komeng, lah tajatuah hapenyo di jalan. Dilinyak dek oto. Lah tabalah duo. Masih ajo tetap bisa nelpon”, kata Gina

Si imel, HPnya udah jatuh di jalan + kelindas mobil + Hpnya rusak. Masih aja HPnya bisa di pakai untuk nelpon

    Betul apa kata buk Gina. Itu memang menggambarkan percintaanku. Asek

[3] Gina

“HPku ini, udah 7 tahun, wak. Panteslah aku setia ya”

     Iya, setia sama singlenya. Tapi iya loh. Itu adalah HP pertamanya buk Gina dan buk Gina belum pernah pacaran. Moga aja deh, sekali pacaran langsung jadi bapak dari anak-anaknya. AMIN

[4] Ika

“Pernah loh, Ika. Letak HP Ika di dalam tas. Lagi jalan nih. Pas udah jalan, di bilang sama orang ‘dek HPnya jatuh’. Trus ika balik. Dan rupanya emang iya, mel. HP Ika jatuh. Hancur sehancur-hancurnya. Yang ini udah disini, yang itu juga udah disitu. Nangis lho Ika nengoknya.”, begitu cerita Ika sambil mengekspresikannya. Seolah kami memang melihat kejadiannnya saat itu.

“Tapi masih bisa dipakai kan, Ka?”, dengan yakin Niki bertanya.

Lalu kami tertawa. “Ya nggak lah, Niki”, kata Ika.

“Emang HP si komeng (baca: Imel)”, kata Gina menyindirku.

     Kata ika, kalau dia putus sama pacar emang gitu. Emang selesai seselesai-selesainya.

***

PEMOTRETAN BUK GINA

Berdiri disana, berdiri disini. Pakai camera yang ini, pakai camera yang itu. Ambil kayak gini, ambil kayak gitu. Gaya yang ini, gaya yang itu. Pindah sana, pindah sini. Bermasalah dengan yang ini lah, bermasalah dengan yang itu. Kulit yang terlihat kekuningan lah. Yang terlalu teranglah. Jangan nampak muka lah. Editan yang kayak ginilah yang kayak gitulah. Yang berdirilah, yang duduklah. Tutup yang inilah, tutup yang itulah…. Aaaa…. ribet. Pilih gambar yang inilah, yang itulah….Tapi hasilnya?

Taraaaa….. onion-emoticons-set-6-58Dijadikan background dekstop notebooknya…

Picture1

Regina Handayani

Keren itu relatif. Tapi menurutku ini keren. Terlepas dari aku sebagai fotografernyaonion-emoticons-set-5-47. Penilaian objektif.

***

GEJOLAK INI, APA ARTINYA?

Makan nasi goreng buatan mama Niki. Perbaikan gizi. Bosan makan ayam terus.

“Cuma ini bahan yang ada di kulkas”, kata Niki.

Cuma ini yang ada di kulkas? kami sudah paham betul kalimat basa basi Niki. Cuma ini? Ini udah complete banget, Ki. Nasi goreng lengkap dengan taburan bawang goreng. Pakai tambahan dadar telor, ada juga tempe dan ikan asin. Dibilang ‘cuma ini’?. Aku curiga, di kulkas niki ada P.A.S.A.R..!!!

Selesai makan, kami membahas tentang wisuda bulan oktober. Mereka -Gina, Dita, dan Niki- tidak yakin bahkan hopeless mereka bakal wisuda bulan oktober. Masih banyak hal yang harus mereka lakukan untuk mencapai wisuda di bulan oktober, meskipun mereka bertiga saat ini sedang penelitian. Nah, aku? ACC proposal penelitian aja belum. Seminar aja belum, apalagi penelitian?.

“Aku juga ragu bakal bisa mengejar bulan Oktober ini”, kataku.

“Awalnya Gina memprediksikan Imel bakal terkejar bulan Oktober. Tapi kalau kayak gini?”, kata Gina

Entah kenapa, setelah mendengar kata Gina barusan. Ada gejolak tersendiri dalam diriku. Tapi, entahlah. Aku tidak tau gejolak ini pertanda baik apa tidak. Perkataan Gina menyadarkanku. Sesak yang ku rasakan. Gemetar yang mulai menggegarkanku. Entah ini dorongan, entah apa. Aku tidak tau. Serasa aku tidak menerima jika aku tidak jadi wisuda di bulan Oktober. Aku tidak tau apa yang aku rasakan. Apakah ini cambuk untukku?

Tapi aku harus bagaimana? Ketika aku bersemangat, keadaan tidak mendukung. Ketika aku main-main, disaat itulah dukungan dari keadaan itu ada. Aku harus bagaimana? Aku bingung.! Semuanya serasa tidak akan terkejar. Tugas plumbing, Tugas besar PAM, Tugas besar PAL, Proposal Penelitian, Seminar Proposal, Penelitian, Skripsi dan Seminar Hasil.

AAAAAaaaaa….. Entahlah.

Kemudian aku membaca postinganku 54 hari yang lalu. Berharap ada moodbooster disana. Apakah aku mendapatkannya? Entahlah. KU rasa tidak. Malam ini ku akhiri dengan cerita ini. Aku menyelesaikan proposal dulu. Semoga saja aku semangat mengerjakannya. Karena yang paling sulit adalah M.E.M.U.L.A.I dan bagian yang indah adalah dibagian akhir.

Comments on: "44: RUNNING + HP = KAMU + PEMOTRETAN + OKTOBER" (2)

  1. kimcil balap said:

    bu gina difoto masih malu-malu kucing..:mrgreen:

Mau meninggalkan Jejak? Silahkan Like Pada Facebook/ Follow Pada Twitter/ Tinggalkan Komentar Di Bawah Ini :) Terimakasih :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s