Blog ini seperti eskampiun….

BUS KAMPUS UNIVERSITAS RIAU

Sabtu ini terasa santai dan aku menikmatinya namun tidak lalai karena pagi ini aku ada kuliah Plumbing. Bahkan ketika bus berlalu di depanku disaat aku belum sampai di halte. Aku tetap santai. E, tau-tau aku dapat bus yang keren, sepertinya ini baru. Bahkan lebih keren dari bus tempat aku KP (kerja Praktek), bedanya ya bus ini lebih kecil dari bus yang disana. Dan perbedaannya dengan bus kampus biasanya adalah di lantai, tempat duduk yang menghadap ke depan. Semua bus di kampus memang masih baru, tapi ini lebih baru dari yang baru. Dari sekian banyak bus kampus di berbagai kampus, cuma bus UR yang paling keren. Give applause.!!

“Sampai di FKIP ya”, kata kernetnya.

“Sampai padang aja, Pak”, kata orang yang duduk di bangku paling belakang

“Buliah, tu bisuak nyo awak yang kanai pecat”, kata si sopir sambil tertawa

>> Bus Kampus<<

*****

ASISTENSI TUGAS BESAR PAM

Siangnya, aku asistensi tugas besar PAM. Aaaaa,.. baru juga di awal revisi, kesalahanku sudah nampak. Dan itu adalah kesalahan yang sama dengan yang kemarin (ketika aku sendiri yang revisi) dan kemarinnya lagi (ketika hanya aku dan andri)

Aku stress….

untitled

>> Lobi Teknik, FT UR<<

*****

KALI INI KE TEMPAT PENELITIANNYA KAK IIQ

Sorenya, aku pergi ke tempat berlangsungnya penelitian kak Iiq. Mereka sudah mau pulang, tapi justru disitulah cerita dimulai.

“Mel, kak wulan kan kemaren ulang tahun. Tapi karena kakaknya nggak datang, kami sudah menyiapkan telor jadi imel aja ya yang kami ceplokin”, kata bang dwi.

Ada 3 telor memang di dalam kantong plastik warna biru.

Ploooookkk..!!! Ipur mecahin telor ke kepalanya bang Dwi. Karena minggu kemarin bang Dwi ulang tahun dan belum kena ceplokan telur. Tapi bang Dwinya malah nyeplokin ke bang Toto yang nggak salah apa-apa. Satu buah telor ada di tanganku….

Plooookkk..!!! A, nggak kena. Telornya pecah di tanah. Bang Dwi menghindar. Aku meminta telor yang ada di tangan bang Yogi. E, ternyata bang Dwi juga punya. Tadi dia beli di warung dekat situ.

Hujan turun, aku tidak mau berdiri di dekat bang Dwi. Takut ntar diceplokin dia. Jadi aku memutuskan untuk tetap berteduh di bawah pohon, Lebih baik basah kena hujan daripada kena telor. Sebelumnya telor yang ada sama aku sudah aku pindah tangankan kembali ke bang yogi.

10346537_570932946338900_9155347526147264660_n

Plooookkk..!!! Bang Dwi membalas Ipur.

Hujan berhenti. Kami segera pulang

Plooookkk..!!!e malah bang Yogi yang kena telur

“Ini yang ulang tahun siapa? Yang kena telor kok banyak”, Ipur

untitled aaaaaa

Kemarin nyeplokin telur. Sekarang nyeplokin lagi.

>> Stadion Mini UR<<

Mau meninggalkan Jejak? Silahkan Like Pada Facebook/ Follow Pada Twitter/ Tinggalkan Komentar Di Bawah Ini :) Terimakasih :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s