Blog ini seperti eskampiun….

+.+.+. Tumben bangun cepat, tapi telat juga .+.+.+

Untungnya alarm berbunyi dan pagi ini aku bangun lebih cepat. 04.00 keren, langsung mengerjakan proposal. Rencananya mau mengumpulkannya jam 08.00 tapi, ini belum siap juga. Tunda jadi jam 09.00, ah, belum selesai juga

Jam 10.00

Jam 11.00 Akhirnya selesai juga….

(Maaf ya ipur dan Ika yang sudah menunggu lama. Imelda memang gitu orangnya)

 

 +.+.+. Revisi Proposal Penelitian yang kedua .+.+.+

Selanjutnya ke kampus, kasih revisian ke buk lita. Ibuknya tidak ada di ruangan, jadi langsung kami –aku dan ika- selip di bawah pintu. Selanjutnya ke lantai 2, mintak tanda tangan ketua jurusan untuk pengurusan nilai KP (Kerja Praktek) dan juga mintak form surat izin peminjaman lab dan alat untuk penelitian. Siang ini kami tidak jadi asistensi dengan pembimbing 2, karena bapaknya mengajar dan Ika mau tidur karena tadi malam begadang. Aku sebenarnya juga mau begadang. Iya, percayalah aku memang ingin begadang tapi kemudian aku ketiduran.

.

+.+.+. Hanya bisa bersantai 0,5 jam .+.+.+

Beli makan siang, makan ice cream dan nonton TV. Oia, sore ini ada jadwal nganter printer ke tempat service, temankan ipur ke rumah dosen dan shopping. Ya, ampun ternyata aku Cuma bisa beristirahat setengah jam.

+.+.+. Bertemu dengan buk Lita .+.+.+

Begitu selesai sholat ashar, kami –aku dan Ipur- langsung capcus ke rumah dosen. Dua hari mau seminar, masih aja sibuk dengan isi proposal. Beberapa saat bang dwi datang ke rumah ibuk dan dari sinilah muncul pertanyaan:

Bang dwi: Imel kapan seminar?

Aku: Kamis, bang. (Jawabku bercanda)

Bang dwi: Kamis tahun depan?

Aku: Mak e, abang ni becanda aja….

Beberapa saat kemudian, ternyata aku mendengar pertanyaan itu lagi

Buk Dosen: Kapan imel seminar?

Bang dwi: Kamis, buk

Aku: Bukan, buk. Hehehehe.. Belum tau lagi, buk… Baru juga dua kali revisi, buk.

Setelah pulang dari kost, kami singgah sebentar ke kampus, ada surat dan proposal ipur yang akan diantar ke dosen pengujinya.

Kemudian kami pergi ke tempat service printer. Hujan. Berhenti dan makan. Aku pesan lele goreng + nasi uduk, sedangkan Ipur pesan ayam bakar + nasi. Tidak lupa kami juga memesan es jeruk. Hidangan kami nikmati dengan pemandangan halilintar. Petir yang menyambar-nyambar menjadi sensasi makan di sore ini. Badai telah melepas ikatan antara sebuah terpal dengan tiang besi dan juga telah memporak porandakan meja dan kursi. Tidak hanya itu, kami juga beberapa kali pindah tempat duduk karenanya.

Sepertinya hujan tidak akan berhenti dalam waktu dekat, jadi kami memutuskan untuk hujan-hujan hunting baju seminarnya ipur.

.

+.+.+. Sang Mantan .+.+.+

19.00 Aku sampai di kost.

Gina -teman sekamar- yang sibuk bolak balik ke kamar dan ruang nonton hanya untuk mengatakan apa yang dia dengar dari acara ILK yang malam ini bertema ‘Sang Mantan’. Aku keluar dari kamar dan ikut menontonnya bersama Gina. Tapi, aku tertidur di ruang nonton dan kemudian Gina menyuruhku untuk tidur ke kamar.

Mau meninggalkan Jejak? Silahkan Like Pada Facebook/ Follow Pada Twitter/ Tinggalkan Komentar Di Bawah Ini :) Terimakasih :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s