Blog ini seperti eskampiun….

Menu Hari Ini

Rencananya hari ini aku memasak. Ada yang mau request?

Tya: Pergedel mi tahu

Nauval: Steak

Kalau yang direquest oleh Tya, aku nggak kaget. Soalnya aku sudah pernah membuatnya. Tapi kalau yang direquest oleh Nauval? Benar-benar nggak kepikiran dan nggak kebayang untuk menu yang satu itu. Mana pernah aku membayangkan aku masak steak. Ya, baiklah. Aku menganggapnya sebagai sebuah tantangan.

Browsing bahan dan prosedurnya. Referensi memasak hari ini adalah sajiansedap.com dan caramembuat1001.blogspot.com. Cek kulkas. Cek dapur. Kemudian.List yang akan dibeli ke pasar.

Pergi ke pasar. Beli ini beli itu. Wow, hemat juga belanjanya. Ah, aku aja yang boros kalau di Pekanbaru

>>Sepulang dari Pasar<<

=====

Pergedel Mi Tahu dan Beef Steak Ala Imelda

Masak dimulai dari pukul 11.30…

Picture1

Referensi

DSC06444

adonan

Kesalahannya adalah: mi tidak dipotong pendek-pendek, alhasil gorengan pertamanya seperti ini:

hahaha,... tapi enak

hahaha,… tapi enak. gurih-gurih nyoy..

Setelah diakali, berhasil….

DSC06457

penggorengan

Hasilnya..????

Foto1873

Enak, tapi asin…. namun tetap bikin nagih

….

Selanjutnya beef steak

referensi

referensi

Nekat nih, masak steak?? Iya. Kalau ini gagal, jurus jitunya adalah: Goreng. Ya, tinggal goreng aja. Bakal enak dan termakan juga   Daging yang dimasak setengah dari resep (jadi kalau gagal, gagalnya nggak mahal.. heheh), sedangkan saosnya dua kali lipat (karena aku suka saosnya).

DSC06439

Rendaman daging dan bumbu

Foto1877

Pembakaran dengan sedikit mentega

Foto1893

hasilnya

Rasanya gimana???

mmm….

gimana ya…

Hahaha…

Sukses, bro.! Enaaaakkk buanget.

10 tahun belakangan, ini adalah masakanku yang paling enak. Serius ini enak banget. Rasanya pas, empuknya pas. Serba pas. Mantap, enak banget.

Hahaha,… berhasil. berhasil. HOreyyyy

Selesai memasak. Mencuci piring, membersihkan dapur dan ini adalah bagian yang tidak menyenangkan dari dunia perdapuran. Waktu berberes, e ada bawang bombay. Oia, lupa ngasih bawang bombay. Ah, nggak masalah dan tidak berpengauh. Toh, bawang bombaynya cuma sebagai pelengkap. Makasih Tya yang sudah membantu… Makasih juga Nauval, kalau bukan karena requestnya, mungkin aku tidak pernah mencoba memasak steak. 16.00 Semuanya sudah beres, sekarang aku bisa beristirahat dan makan.

>>sembari beristirahat di ruang TV<<

Belajar Bawa Motor

Aku sangat ingin mengendarai motor di jalanan Padang panjang ini. Tapi masih kaku. Sudah 4 tahun belajar (empat tahun tapi tidak setiap hari yaaa), tapi aku belum berani membawanya sendiri. Sore ini aku latihan membawa motor bersama Papa. Gerimis, jadinya cuma sebentar aja.

>>di  Bancah Laweh<<

Comments on: "62: Pasar + Masak + JJS" (5)

  1. coretankecil said:

    bawa cobak beef steak tu ke pekanbaru.. oiya, masakan yang asin kata orang-orang jaman dulu itu tanda minta nikah im. haha. iya kah kamu inginkan itu?? wkwkwk

  2. coretankecil said:

    +bawa cobak beef steak tu ke pekanbaru.. oiya, masakan yang asin kata orang-orang jaman dulu itu tanda minta nikah im. haha. iya kah kamu inginkan itu?? wkwkwk

Mau meninggalkan Jejak? Silahkan Like Pada Facebook/ Follow Pada Twitter/ Tinggalkan Komentar Di Bawah Ini :) Terimakasih :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s