Blog ini seperti eskampiun….


Parameter COD menunjukan jumlah oksigen ( mg O2 ) yang ada dalam senyawa oksidan yang dibutuhkan untuk menguraikan seluruh senyawa organik yang terkandung dalam 1 liter limbah cair. Contohnya, COD =150mg/l berarti dalam 1liter limbah cair terdapat senyawa organik jumlahnya setara dengan 150mg O2.

COD berbanding terbalik dengan Dissolved Oxygen (DO). Artinya, semakin sedikit kandungan udara di dalam air maka angka COD akan semakin besar.Besarnya angka COD tersebut menunjukkan bahwa keberadaan zat organik di air beradadalam jumlah yang besar. Organik-organik tersebut mengubah oksigen menjadikarbondioksida dan air sehingga perairan tersebut menjadi kekurangan oksigen. Halinilah yang menjadi indikator seberapa besar pencemaran di dalam limbah cair oleh pembuangan domestik dan industri. Semakin sedikit kadar oksigen di dalam air berartisemakin besar jumlah pencemar (organik) di dalam perairan tersebut. Karena itu secara logika kita dapat berkata bahwa air yang kita konsumsi harus memiliki kadar COD yang sangat rendah.

Dari hasil tes yang biasa didapat, jumlah COD selalu lebih besar dibanding dengan jumlah BOD. Seperti asal kata namanya, jika COD melibatkan unsur kimiawi di dalam prosesnya, maka berbeda dengan BOD, BOD melibatkan unsur biokimiawi. Artinya, tesCOD memperhitungkan semua unsur kimia dalam air yang membutuhkan oksigen untuk proses oksidasi, maka BOD hanya memperhitungkan kebutuhan bakteri (organismehidup) saja. Jadi pada BOD, pelakunya hanyalah bakteri. Sebagai contoh, selulosa adalahsalah satu contoh yang sulit diukur melalui uji BOD karena sulit dioksidasi melalui reaksi biokimia, akan tetapi dapat diukur melalui uji COD

TUJUAN MENGUKUR PARAMETER COD:
Parameter COD diukur untuk mengetahui jumlah oksigen yang diperlukan agar bahan buangan yang ada didalam air dapat teroksidasi melalui reaksi kimiawi

ALAT YANG DIGUNAKAN UNTUK MENGUKUR PARAMETER COD:
Peralatan Refluks, yang terdiri dari labu Erlenmeyer, pendingin Liebing 30cm
Hot Plate
Labu ukur 100ml dan 1000ml
Buret 50ml
Pipet volume 5ml, 10ml, 15ml, dan 50ml
Labu Erlenmeyer 250ml (labu refluks)
Timbangan analitik
COD reactor
DR2000
Panci
Baskom untuk mendinginkan

BAHAN YANG DIGUNAKAN UNTUK MENGUKUR PARAMETER COD:
Larutan sampel 10ml
Larutan Bahan Kalium dikromat (K2Cr2O7) 0,25N
Larutan K2Cr2O7 yang diencerkan dengan air suling
Larutan Asam Sulfat – perak sulfat
Larutan indicator ferroin
Larutan ferro ammonium sulfat (FAS) 0,1N
Larutan baku potassium hydrogen phthalat (KHP)
Serbuk merkuri sulfat (HgSO4)
Batu didih
Air suling

PROSEDUR PENGUKURAN PARAMETER COD
Menggunakan COD meter
Masing-masing kubet yang berisi sampel dan blanko ditambahkan Kalium Dikromat (K2Cr2O7) 0,25N sebanyak 2ml
Dikocok lalu dimasukkan ke dalam COD reactor selama 2jam
Dilakukan pembacaan pada DR 2000 setelah 2jam
Catat pembacaan

Menggunakan titrasi
10ml sampel dipipet lalu dimasukkan ke dalam Erlenmeyer 250ml
Ditambahkan 0,2g serbuk HgSO4 dan 3keping batu didih
Ditambahkan 5ml kalium dikromat (K2Cr2O7) 0,25N
Ditambahkan 15ml pereaksi asam sulfat-perak sulfat perlahan-lahan sambil didinginkan di dalam baskom berisi air
Dihubungkan dengan pendingin Liebig dan dididihkan diatas hotplate selama 2jam
Didinginkan dan dicuci bagian dalam dari pendingin dengan air suling hingga volume sampel 70ml
Didinginkan sampai temperature kamar, tambahkan indicator ferroin 2 sampai dengan 3tetes titrasi dengan FAS 0,1N sampai warna merah kecoklatan, catat kebutuhan larutan FAS
Lakukan langkah 1 sampai 7 terhadap air suling sebagai blanko. Catat kebutuhan larutan FAS. Analisis blanko ini sekaligus melakukan pembakuan larutan FAS dan dilakukan setiap penentuan COD

RUMUS MENGHITUNG COD:
Kadar COD = ((A-B)× N × 8000)/(ml contoh uji) Keterangan:
A: volume FAS yang dibutuhkan untuk blanko (ml)
B: volume larutan FAS yang dibutuhkan untuk sampel (ml)
Batas COD (100-300)mg/L N: Normalitas larutan FAS

sumber:
abunajmu.wordpress.com
www.scribd.com

Lihat juga:
beda suspended dengan terlarut

About these ads

Mau meninggalkan Jejak? Silahkan Like Pada Facebook/ Follow Pada Twitter/ Tinggalkan Komentar Di Bawah Ini :) Terimakasih :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s